Soal Pembakaran Bendera Partai, PDI Perjuangan Ponorogo Temui Kapolres Ponorogo

Home / Berita / Soal Pembakaran Bendera Partai, PDI Perjuangan Ponorogo Temui Kapolres Ponorogo
Soal Pembakaran Bendera Partai, PDI Perjuangan Ponorogo Temui Kapolres Ponorogo Kapolres AKBP Mochamad Nur Azis silaturahmi dengan pengurus DPC PDI Perjuangan Ponorogo. (FOTO: Humas polres/TIMES Indonesia)

TIMESPONOROGO, PONOROGOKapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis beserta jajaran menerima kunjungan silaturahmi pengurus DPC PDI Perjuangan Ponorogo Selasa (30/6/2020) di Aula Mapolres Ponorogo. Dalam acara ini, sekaligus disampaikan aspirasi dukungan PDI Perjuangan Ponorogo kepada Polri untuk pengusutan kasus pembakaran bendera partai di Jakarta.

Rombongan pengurus DPC dan PAC PDIP Ponorogo yang hadir dalam silaturahmi itu adalah Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai Agus Widodo, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi Adi Sumitro, Wakil Ketua Bidang Organisasi Agus Dermawan dan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Agung Priyanto.

AKBP-Mochamad-Nur-Azis-2.jpg

Selain itu, Wakil ketua Bidang Komunikasi Politik Engky Bastian, Wakil ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Sabdo Firmanto, Wakil Ketua Bidang Maritim Relelyanda Solekha, Wakil ketua Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Tutuk Baskoro, Wakil Ketua Bidang Ekonomi Lisdyarita, Wakil Ketua Bidang Buruh, Tani dan Nelayan Sutrini, Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak Rina Yuwantika, Wakil Ketua Bidang Olahraga dan Komunikasi Seni Budaya Teguh Pujianto,

Turut hadir juga Wakil Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Pramu Wibowo, Sekretaris Johan Bakhtiar Rifai, Wakil Sekretaris  Eksternal Agustina Setyasari, dan Bendahara DPC PDI P Ponorogo Evi Dwitasari.

Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis sebagai pejabat baru di Polres Ponorogo juga berkesempatan memperkankan diri dan mengucapkan selamat datang kepada pengurus DPC PDIP Ponorogo di Mapolres Ponorogo. "Jika ada kurang dalam penyambutan kami mohon maaf," ucapnya

Selanjutnya Kapolres mohon doa restu agar kabupaten Ponorogo selalu dalam situasi aman dan kondusif.

Sementara DPC PDI P Ponorogo yang diwakili Sekretaris DPC Johan Bakhtiar Rifai  menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo karena ada tugas mendadak.

Terkait dengan peristiwa pembakaran bendera partai PDIP Perjuangan pada tanggal 24 Juni 2020 di Jakarta, pihaknya diinstruksi untuk menahan diri dan menjaga situasi kamtibmas agar selalu kondusif ditengah pandemi Covid-19.

Dia meminta atensi khusus dari Polri untuk mengusut tuntas terkait tindakan pembakaran bendera partai di Jakarta. "Atas nama pengurus DPD PDI Perjuangan Ponorogo, kami juga mengucapkan selamat hari Bhayangkara kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia ke-74, semoga polisi tetap menjadi pengayom masyarakat," terang Johan Bakhtiar.

AKBP-Mochamad-Nur-Azis-3.jpg

Selanjutnya pengurus DPC PDI Perjuangan Ponorogo memberikan pernyataan sikap terkait pembakaran bendera partai PDI Perjuangan sebagai berikut:

Bahwa bendera merupakan simbol identitas dan kehormatan bagi anggota, simpatisan dan pemilih PDI Perjuangan di seluruh Indonesia, termasuk yang berada di luar negeri.

Oleh sebab itu, maka tindakan pembakaran bendera tersebut merupakan tindakan yang merusak harga diri dan kehormatan Partai. Tindakan itu seolah dilakukan dengan sengaja untuk memprovokasi terjadinya bentrokan dan kerusuhan di masyarakat. Hal ini tentu tidak boleh dibiarkan.

PDI Perjuangan bukanlah partai yang berideologi komunis seperti yang selalu dilekatkan kepada kami. PDI Perjuangan adalah partai yang berideologikan Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa sehingga satu tarikan nafas dengan ruh perjuangan kami.

Sebagai Partai yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip negara hukum dan demokrasi, maka dengan ini kami, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo, melaporkan dan menuntut agar dilakukan pengusutan secara tuntas hingga pelakunya diadii dan dipidana sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Bahwa, agar insiden serupa jangan sampai terulang lagi di seluruh wilayah tanah air, untuk itu PDI Perjuangan Ponorogo mendukung sepenuhnya Kepolisian Republik Indonesia untuk mengambil langkah preventif agar situasi dan kondisi tetap kondusif dan produktif memasuki new-normal di masa pandemik Covid-19.

Adapun penyerahan berkas laporan terhadap tindakan kriminal pembakaran bendera partai PDI Perjuangan itu diserahkan oleh Sekretaris DPC PDIP Ponorogo kepada Kapolres Ponorogo.

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com